SRIPOKU.COM-- Pondok Pesantren (Ponpes) di Indramayu kembali buat geger warga dengan diduga memperbolehkan perbuatan zina kepada santrinya. Ponpes ini juga diduga dapat menebus dosa zinah dengan uang senilai Rp 2 juta. Sebelumnya Ponpes dengan bangunan megah ini cukup menggemparkan warga dengan menyanyikan lagu di dalam Masjid. Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang kini diperiksa sebagai terlapor kasus dugaan penodaan agama di gedung Bareskrim, Jakarta Selatan (Jaksel), pada hari ini, Senin (3/7/2023). Massa dari Forum Indramayu Menggugat melakukan demonstrasi di depan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023). Ringkasan Oleh Gilang Fajar Septian pada 15 June 2023, 15:15 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Pondok Pesantren (ponpes) Al Zaytun yang kini menjadi kontroversi rupanya pernah tercatat sebagai pesantren terbesar, termegah, dan termodern se-Asia Tenggara. Laporan Harian Ponpes Al Zaytun sempat disebut-sebut menjadi pondok pesantren terbesar se Asia Tenggara. Hal itu ungkapkan oleh media Washington Time pada tahun 2005 silam yang mengatakan bahwa Al Zaytun merupakan Pesantren Terbesar se Asia Tenggara. Bangunan Ponpes Al Zaytun di bangun dengan model modern dan berkonsep asrama yang terintegrasi. Berikutnya ada pondok pesantren Ma’ad Al Zaytun. Pondok ini terletak di Desa Mekar Jaya, kec. Ganjar, Kab. Indramayu, Jawa Barat. Ponpes ini berdiri pada tahun 1999. Sebagai salah satu pondok terbesar di Indonesia, pondok ini banyak diminati masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Jenjang pendidikan formal pondok pesantren di Kab. .

pondok pesantren terbesar di indramayu